Keluh Kesah Siswa Dalam Menghadapi Pembelajaran Daring

Wonogiri- Linta (14) merupakan salah satu siswa SMP yang mengikuti pembelajaran jarak jauh. Pasalnya dalam pembelajaran jarak jauh yang diterapkan sekolahnya tersebut membuat ia merasa kesusahan untuk belajar dan memahami materi yang diberikan oleh guru. Sebagian guru hanya memberikan tugas bahkan hampir seluruh mata pelajaran ada tugas, tanpa dijelaskan terlebih dahulu megenai materi yang ditugaskan tersebut. Tugas yang diberikan oleh guru juga terkesan aneh-aneh, pasalnya ia pernah mendapatkan tugas untuk membuat sebuah lagu yang berjudul virus Corona, kemudian harus dinyanyikan lalu dividio dan di kirimkan kepada guru mata pelajaran tersebut. Ia mengaku bahwa selama satu semester mengikuti pembelajaran daring ini ia bahkan tidak banyak mengerti mengenai materi pelajaran yang dia dapatkan selama satu semester tersebut. Selain tugas sekolah yang menumpuk dia juga mengatakan bahwa pembelajaran daring ini sangat membosankan karena harus belajar sendiri dan tidak bisa bertemu dengan teman-teman sekolahnya. Dalam pembelajaran daring ini juga banyak kendala yang dirasakan oleh siswa tersebut. Salah satunya yaitu terkendala oleh sinyal yang kurang mendukung, maklum karena tempat tinggal dia berada di daerah penggunungan, yang terkadang jaringan internet tidak stabil. Selain itu hal yang ia rasakan lagi adalah paket internet yang boros, akibat seluruh aktivitas pembelajarannya menggunakan kuota internet.

Namun selain merasakan hal tersebut Linta yang merupakan salah satu siswi kelas VIII disalah satu SMP Negri yang berada di daerah Wonogiri juga merasa senang dalam mengikuti pembalajaran daring ini. Ia mengaku bahwa dalam pembelajaran daring tersebut ia dapat lebih santai dalam belajar dan mengerjakan tugas-tugasnya, ia juga mengatakan bahwa, apabila ada salah satu gurunya yang mengajar via aplikasi Zoom ia hanya berpakaian seadanya saja yang penting rapi dan sopan. Tetapi tugas menempuk yang ia dapatkan hanya pada saat awal-awal pembelajaran daring diterapkan. Setelah beberapa minggu mengikuti pembelajaran daring tugas yang diberikan oleh guru semakin berkurang bahkan ada juga guru yang tidak memberikan tugas sama sekali. Hal tersebut terjadi karena banyak siswa yang mengeluh kepada orang tuanya. Lalu orang tua siswa menyampaikan kepada guru mata pelajaran tersebut.
Adanya pandemi wabah covid-19 atau yang lebih dikenal dengan virus corona yang menyebar ke wilayah negara Indonesia. Membuat dunia pendidikan di Indonesia menjadi terhambat. Pasalnya seluruh sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia melakukan pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran daring. Pembelajaran jarak jauh ini dilakukan agar menghambat adanya penularan covid-19 dalam jumlah besar. Bahkan tahun ajaran baru 2020 ini pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran daring diperpanjang hingga akhir tahun. Perpanjangan pembelajaran daring ini dilakukan bukan tanpa alasan, hal tersebut dilakukan agar virus Covid-19 tidak terus menerus menyebar. 

Komentar